Tuesday, 11 August 2015

Bisnis Online Affiliate Marketing


Berbicara soal dunia bisnis tentu banyak sekali model bisnis yang bisa kita dalami masing-masing, namun seiring dengan berkembangnya jaman, salah satu model bisnis yang paling populer saat ini adalah bisnis online, mengapa bisnis online? Bisnis online adalah salah satu bisnis yang mana seseorang menjual produk melalui internet dan terkoneksi internet, banyak cara yang bisa kita lakukan untuk terjun di bisnis online, bisa dengan menjual jasa secara online, menjual produk secara online, menjualkan produk orang lain, menjualkan jasa orang lain dan masih banyak lagi.
Membahas bisnis online sebenarnya ada banyak model bisnis online yang tidak perlu mengeluarkan banyak modal tetapi pangsa pasar cukup luas, salah satu contohnya adalah affiliate marketing, affiliate mareketing sampai saat ini menjadi salah satu model bisnis di dunia internet marketing yang cukup populer, dan banyak diminati oleh para internet marketer, karena model bisnis ini disinyalir tidak perlu mengeluarkan banyak modal dan cukup mudah untuk di lakukan namun pangsa pasar cukup luas.

Affiliate Marketing Apa Itu?
Berbicara mengenai Affiliate marketing, setidaknya untuk pemula akan cukup membingungkan apa sih sebenarnya affilite marketing itu, dan apa saja isinya, model bisnis ini ternyata sejak dulu memang sudah ada namun barangkali yang membedakannya adalah hanya sebuah istilah saja, di masyarakat umum secara offline kita lebih mengenalnya sebagai perantara, sedangkan untuk model bisnis yang sama secara online kita lebih mengenalnya sebagai affiliate marketing (Perantara Online), artinya affiliate marketing sama halnya dengan perantara, dilihat segi bedanya affiliate marketing secara online sedangkan perantaranya lebih pantas untuk dunia offline, namun kedua istilah tersebut adalah sama.
Sistem Kerja affiliate marketing di dunia online
Seperti yang diuraikan diatas, tugas dan cara kerja affiliate marketing didunia online hampir sama dengan seorang makelar, dimana tugas utama secara sedehana adalah mengirimkan pengunjung atau memberi arah jalan kepada pengunjung atau pengguna internet sebanyak-banyaknya untuk menuju ke website merchant / toko online, saat pengunjung yang anda arahkan melakukan transaksi dengan merchant/ toko online tersebut, dengan teknologi tertentu yang digunakan si merchant, si merchant akan tau bahwa pembeli tersebut datang dari anda, dan dengan adanya transaksi antara visitor atau pengunjung dengan merchant anda akan mendapatkan persentase komisi dari terjadinya transaksi tersebut.

Affiliate marketing sebenarnya adalah peluang yang bisa kita gunakan untuk bisnis online, dengan keterampilan dan strategi yang kita miliki sebenarnya kita bisa sukses berkaring menjadi affiliate marketer, bahkan diindonesia sendiri sudah banyak yang sukses dengan menekuni program bisnis online yang satu ini.

Kita tidak perlu khawatir kehabisan stock karena sebenarnya sangat banyak sekali bertebaran, bahkan mungkin lebih dari ribuan merchant yang memiliki program affiliate marketing didalamnya, sehingga anda tidak akan kekurangan stock bahkan mungkin saking banyaknya pilihan anda akan kebingungan memikirkan dalam mempromosikan jasa/barang yang mana.

Sebaiknya silahkan dipilih affiliate marketing yang memang sudah terbukti membayar dan terpercaya, jika memilih yang baru sebaiknya kita menacari testimoni terlebih dahulu, banyak sekali merchant atau toko online yang menyajikan affiliate marketing yang sudah terbukti membayar dan jujur salah satunya adalah amazon.com.

Dengan demikian informasi yang bisa kami bagikan, semoga informasi diatas bisa memberikan referensi dan wawasan kepada anda untuk lebih Memahami Apa itu Affiliate Marketing? semoga bisa membantu dan bermanfaat.



Monday, 10 August 2015

Membangun Internet Gateway ( PC Router Dan Proxy Server)


Pada postingan kali ini saya akan berbagi dan mencoba membahas tentang pengalaman saya pada PC Router atau membangun sebuah Internet Gateway. Sistem Operasi yang saya gunakan adalah untuk komputer server adalah debian 6.0.2 dan untuk Client menggunakan Win XP SP2.

Sebelum ketahap mengkonfigurasi proxy, terlebih dahulu kita setting IP Address dan router terlebih dahulu.
Masuk sebagai root kemudian lakukan perintah :

nano /etc/network/interface

kemudian buat konfigurasi sebagai berikut :

Gateway 192.168.1.1 didapat dari ISP, lalu host ID 101 pada IP 192.168.1.101 adalah nomor peserta ujian.
semua baris yang di beri tanda # itu artinya tidak dijalankan, hanya untuk catatan kita sendiri
kemudia restart konfigurasi tersebut dengan perintah  :



root@debian : /etc/network # /etc/init.d/networking restart

kemudian edit konfogurasi berikut ini dengan mengetik

root@debian : /etc/network # nano /etc/sysctl.conf 

hilangkan tanda pagar pada bagian  
# net.ipv4.ip_forward=1     menjadi



kemudian edit bagian router dengan perintah

root@debian : /etc/network # nano /etc/rc.local

tambahkan perintah diberikut ini diatas "exit o"

echo 1 >  /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
iptables -t nat -A POSTROUTING -j MASQUERADE


exit o





kemudian kita restart dengan perintah

root@debian : # reboot

kemudian cek konfigurasi yang telah kita buat

root@debian : # ifconfig




apabila tampilan sudah seperti diatas, berarti sudah benar.
kemudian kita setting IP Address yang ada di client dengan konfigurasi sebagai berikut




 

 Lalu coba cek koneksi dari CLIENT ke SERVER dengan kita coba ping ke 3 IP Address, yaitu :
ping 192.168.1.101 ( IP Server)
ping 192.168.50.1 (IP LAN)
ping 192.168.1.1 (IP gateway)
pastikan bahwa ketiga IP tersebut terkoneksi.

Setelah kita pastikan sudah terkoneksi, maka sekarang kita lakukan konfigurasi proxy pada SERVER.
Langkah pertama yaitu kita install dulu paketnya, dengan perintah berikut :

root@debian:# apt-get install squid

setelah terinstall paketnya, maka langkah selanjutnya kita copy terlebih dahulu configurasi default proxynya dengan perintah :

root@debian:# cd /etc/squid
root@debian:squid :# cp squid.conf squid.conf.asli

Kemudian kita mulai mengkonfigurasi  proxy server dengan perintah :

root@debian:squid :# pico squid.conf

Lalu edit beberapa perintah yang ada di dalam konfigurasi squid, sedikit catatan bahwa yang kita edit adalah perintah-petintah yang kita perlukan sebagai syarat proxy pada soal yang ada.

http port 3128            ganti menjadi

http port 3128 transparent

acl CONNECT                tulis perintah berikut  
acl blokir dstdomain “/etc/squid/blokir.txt” tepat dibawah acl CONNECT method CONNECT

http access deny all           ganti dengan

http access deny blokir

#http access allow localnet           hilangkan tanda # menjadi

http access allow localnet

http access allow localhost           ganti  dengan

http access allow all

TAG visible_hostname            #default none ganti dengan

visible_hostname www.smkvocduta.sch.id

# cache_mgr webmaster            ganti dengan

cache_mgr nama_perserta@smkvocduta.sch.id

#cache_mem 4 MB            ganti dengan

cache_mem 32 MB

Setelah semua selesai di konfigurasi, langkah selanjutnya adalah membuat directory blokir.txt dengan perintah : 

root@debian:squid :# pico blokir.txt

kemudian isi directory tersebut dengan situs yang akan kita blokir yaitu :

.facebook.com
.youtube.com

Langkah selanjutnya adalah me-restart konfigurasi yang telah kita buat, pastikan konfigurasinya benar. Apabila konfigurasi tidak ada kesalahan, maka tampilan akan seperti berikut :

root@debian:squid :# /etc/init.d/squid restart
Restarting Squid HTTP proxy : squid

Kemudian kita cek status squid tersebut dengan perintah

root@debian:squid :# /etc/init.d/squid status
Squid is running


Semoga bisa menolong dan bermanfaat.

Pertarungan PlayStation 4 vs Xbox One, Mana Yang Lebih Unggul?


Inilah review seputar pertarungan antara PS4 vs Xbox One yang sedang di perbincangkan saat ini bagi anda yang ingin mengetahui lebih detail soal review yang diberikan oleh saya langsung saja kita simak artikel berikut ini. Dengan sekian banyak orang yang memperbincangkan soal kedua console game ini, mereka membandingkan antara PS4 vs Xbox One yang mana Sony dengan PlayStation 4 (PS4) yang terfokus pada game, lebih bebas dan memberi ruang lega bagi gamer dalam bermain game. Microsoft dengan buatannya yaitu Xbox One (X1) yang mana mencoba mengarahkan industri game ke arah yang baru, yaitu menjadi perangkat multimedia di tengah ruang keluarga, namun dengan banyaknya aturan yang memanjakan developer game, dan membatasi gamer.


Dari dekat, mungkin anda akan kaget ketika bertemu dengan keduanya. Mungkin sama seperti saya yang heran dengan penampilan baru mesin game yang baru pada generasi delapan ini. Keduanya muncul mengotak (atau lebih ke jajaran genjang untuk PS4), dengan garis dan setiap ujung yang tegas, warna dominan hitam, keduanya lebih mirip kotak perekam kaset dari era tahun 80-an. Jika melihat fungsinya sebagai pusat multimedia, X1 terlihat manis, modern, dan pas ditempatkan di tengah ruangan keluarga. Apalagi posisi standarnya yang duduk horizontal (bukan vertikal seperti X360), merupakan posisi paling tepat untuk masuk di bagian bawah lemari TV di ruang keluarga. Posisi tersebut dikarenakan beberapa port untuk lubang udara penempatannya di kedua sisi X1. Di sekeliling tubuhnya, kamu menjumpai drive Blu-ray, HDMI in/output, dua port USB di belakang, port Ethernet, port sensor Kinect, konektor S/PDIF dan IR Port.
Untuk PS4, yang desainnya pertama kali telah dikonfirmasikan selama, awalnya kami berharap banyak. Namun ternyata biasa saja. Memang tidak terlalu mengotak, dengan sudut-sudut yang miring, lebih tepatnya dua jajaran genjang yang bertumpuk, dilapisi dua warna, yang dipisahkan garis biru. Terlihat fresh, namun dengan beberapa elemen mengingatkan pada PS3, seperti struktur grill-nya yang mirip dengan PS2. Lebih mudahnya, seandainya logo PS di konsol ini dilepas, kamu masih bisa mengenali bahwa ini adalah konsol Sony. Khusus Sony, sudah ada yang memperkirakan dimensinya, memiliki ukuran 275 x 53 x 305-mm dengan berat sekitar 2.8-kg.
Seperti PS3, kamu bisa memposisikannya secara horizontal atau vertikal (X1 hanya horizontal saja), membuat konsol satu ini paling mudah ketika harus dipindahkan posisinya. Mau disimpan di kamar atau ruang keluarha, PS4 memiliki banyak pilihan tempat untuk duduk. Namun membandingkannya dengan X1, kami tetap merasa konsol Microsoft itu lebih cocok berada di tengah ruang keluarga (karena desainnya yang lebih mirip kotak multimedia) dibandingkan PS4.
Demikian beberapa hal yang perlu anda ketahui jika anda masih galau mau membeli PS4 atau Xbox One. Apakah setelah membaca artikel ini anda sudah dapat menentukan pilihan yang anda mau?